Select Page

Usaha di bidang kerajinan memang cukup menjanjikan. Pasalnya, hanya bermodalkan keterampilan, modal sedikit bisa mendatangkan banyak keuntungan, salah satunya adalah bisnis buket bunga. Lantas, apa saja kelebihan serta bagaimana cara memulai bisnis ini? Silakan simak pembahasan berikut ini.

tips menjalankan bisnis buket bunga

Kelebihan Bisnis Buket Bunga

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari bbisnis buket bunga dibandingkan bidang lainnya.

1. Permintaan besar

Mayoritas permintaan buket adalah orang yang ingin memberikan kado kepada orang lain seperti acara pernikahan, wisuda, hampers, ulang tahun, dan lain-lain. Oleh karena itu, permintaannya pun akan sangat besar sehingga potensi penghasilan juga akan besar.

Bahkan, permintaan akan semakin tinggi di event-event tertentu seperti masa wisuda atau lebaran. Di sinilah banyak pebisnis buket mendapatkan keuntungan luar biasa yang mungkin bisa berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa.

2. Modal cenderung sedikit

Mengenai modal Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, untuk menjalankan bisnis ini tidak perlu menyewa tempat karena bisa dilakukan di rumah saja. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan juga cenderung murah seperti bunga, kertas, selotip, lem tembak, dan lain-lain.

Menariknya, Anda tidak perlu menunggu waktu lama untuk balik modal. Bahkan, jika menggunakan sistem preorder di mana pembeli membayar sejumlah uang terlebih dahulu, modal sudah tidak akan menjadi masalah lagi. Anda hanya perlu mencari bahan dan mengerjakannya saja.

3. Repeat order tinggi

Apabila pelanggan merasa puas, maka repeat order akan cenderung tinggi. Bisa jadi di pembelian pertama pelanggan hanya ingin memberikan ke teman yang sedang wisuda. Bukan tidak mungkin di event lain seperti pernikahan teman ia akan memesan kembali ke Anda.

Cara Memulai Bisnis Buket Bunga

Lalu, bagaimana langkah demi langkah dalam memulai bisnis buket bunga ini? Silakan simak penjelasan berikut.

1. Persiapkan modal

Dalam usaha apapun, modal memang menjadi hal paling penting. Modal ini bisa berupa uang maupun keterampilan. Untuk kasus usaha buket, Anda perlu menyiapkan keterampilan, kreativitas, dan sedikit uang untuk membeli peralatan.

Jika dirasa masih belum memiliki keterampilan, Anda bisa melihat berbagai tutorial di YouTube untuk latihan. Di sana Anda juga bisa menemukan ide-ide desain yang menarik pelanggan.

2. Simulasi pembuatan

Selanjutnya, Anda juga perlu melakukan simulasi pembuatan buket. Hal ini cukup penting apabila suatu saat memiliki pesanan cukup banyak. Perkirakan berapa biaya serta waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu buah buket.

Setelah itu, maka Anda bisa memperkirakan dalam satu hari bisa membuat berapa. Dengan demikian, saat ada banyak orderan, Anda dapat memberikan kepastian kapan pesanan jadi kepada pelanggan sehingga mereka tidak perlu menunggu lama.

3. Memasarkan

Langkah berikutnya adalah proses pemasaran. Karena bisnis ini bergerak di industri kreatif, maka media paling cocok untuk promosi adalah platform visual seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Maksimalkan media sosial tersebut dan teruslah rutin membuat konten menarik. Percayalah, lama-lama pembeli akan mulai berdatangan.

Berapa Modal yang Diperlukan?

Lalu, berapa modal yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis buket bunga ini? Sebenarnya, jumlahnya sangat bervariasi, tergantung dari konsep yang Anda buat.

Sebagai contoh, Anda ingin menjual buket kecil dan medium secara mandiri. Pada kasus ini modalnya tidak akan terlalu besar karena cukup menyiapkan peralatan saja seperti lem tembak, karet, jarum pentul, pita, alat tulis, papan, dan sebagainya. Semua itu berada di kisaran 300-500 ribu rupiah saja, belum termasuk pembelian bunga.

Di sisi lain, apabila ingin menjalankan bisnis skala besar, artinya Anda akan merekrut karyawan, tentu modal yang dibutuhkan cenderung lebih besar. Biasanya gaji karyawan adalah sekitar 800 ribu hingga 1,8 juta rupiah.

Namun, jika Anda hanya ingin menjalankan skala kecil terlebih dahulu, modal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Anda bisa menggunakan sistem DP di mana pembeli akan membayar sejumlah uang terlebih dahulu. Gunakan uang tersebut untuk membeli bahan dan berikan selisih harga tertentu. Maka bisa dibilang cara ini sebagai tanpa modal.

Baca : Mengenal Fungsi Token BCA

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Buket Bunga

1. Aktif di media sosial

Aktif yang dimaksud di sini bukan hanya rutin membuat konten saja. Anda juga perlu berinteraksi dengan orang yang sekiranya merupakan target market. Biasanya pemesan buket bunga adalah mahasiswa atau karyawan muda yang ingin memberikan ke sahabat atau orang tua.

2. Terus berinovasi

Ada ribuan ide-ide baru di luar sana. Jika sudah menguasai satu desain, pelajari desain-desain lainnya sehingga pembeli akan memiliki pilihan lebih banyak. Ini akan menjadi nilai plus tersendiri ke mereka bahwa produk Anda adalah yang terbaik.

3. Mengadakan promo

Promo adalah cara terbaik untuk menarik perhatian pelanggan baru. Berikan promo menarik seperti beli dua bonus merchandise, diskon spesial wisuda, dan lain-lain.

Dengan mempelajari itu semua, Anda bisa menjalankan bisnis buket bunga dengan sukses. Satu hal yang perlu diingat adalah Anda tidak sendiri bergerak di bidang ini. Ada ratusan bahkan ribuan kompetitor di luar sana sehingga mau tidak mau harus terus belajar dan mengembangkan diri.