Select Page

Bisakah memulai usaha sparepart motor tanpa modal? Pertanyaan ini terkadang muncul di benak kita saat ingin memulai usaha sparepart motor, tapi terbentur dengan kendala modal awal yang lumayan besar.

Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna motor dari tahun ke tahun, menjadikan terbukanya  peluang usaha bagi siapa saja yang ingin mengambil peluang tersebut. Di antara peluang yang ada adalah usaha bengkel motor dan penjualan sparepart motor.

Sayangnya, untuk memulai usaha bengkel motor bukan hanya modal awal yang harus dipersiapkan, tetapi juga skill montir. Jika Anda tidak memilikinya, tentu sulit untuk menjalankan usaha bengkel motor, kecuali jika Anda mempekerjakan montor khusus untuk itu.

Oleh karena itu, pilihan lain yang lebih mudah adalah membuka usaha sparepart motor. Tidak dibutuhkan keahlian montir di sini karena Anda hanya berjualan sparepart motor saja. Tentunya, sparepart motor yang dijual harus lengkap agar potensi penjualan semakin besar.

Modal Awal Usaha Sparepart Motor

Besarnya modal awal yang harus dipersiapkan untuk berjualan sparepart motor berbeda-beda, tergantung kelengkapan sparepart yang ingin Anda jual. Semakin lengkap, tentu saja modal awalnya akan semakin besar pula.

Selain kelengkapan sparepart, lokasi tempat menjalankan usaha tersebut turut mempengaruhi besarnya modal awal yang Anda butuhkan. Semakin strategis lokasi yang ingin Anda sewa, tentu saja biaya sewanya pun semakin mahal pula.

Jika dihitung kasar, besarnya modal awal yang perlu dipersiapkan berkisar 25.000.000 rupiah hingga 100.000.000 juta rupiah. Sekali lagi, besarnya modal tergantung kelengkapan sparepart dan lokasi tempat usaha.

Hal-Hal Penting dalam Menjalankan Usaha Sparepart Motor

Jika ingin menjalankan usaha sparepart motor, ada beberapa hal penting yang perlu Anda lakukan, yaitu :

1. Kelengkapan Sparepart yang Dijual

Karena fokus usaha yang dijalankan adalah berjualan sparepart bukan bengkel, maka kelengkapan sparepart jualan memberikan pengaruh yang sangat penting. Semakin lengkap sparepart yang tersedia, maka potensi penjualan juga akan semakin besar pula.

Para pengguna motor yang bisa menjadi pelanggan Anda tentunya menggunakan jenis motor yang berbeda-beda, sehingga kebutuhan sparepart juga berbeda-beda. Jika sparepart jualan Anda terbatas, tidak menutup kemungkinan ada calon pelanggan yang datang mencari sparepart untuk motornya, tapi tidak tersedia di toko Anda.

Di sisi lain, semakin banyak sparepart maka akan semakin besar modal awal yang digunakan. Jika ingin memangkas modal awal, Anda bisa memfokuskan penjualan sparepart untuk jenis motor tertentu. Semua kembali kepada Anda, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Lokasi Tempat Usaha

Untuk memulai usaha sparepart motor, tentu saja Anda membutuhkan lokasi toko atau tempat usaha. Keberadaan tempat usaha tersebut memberikan pengaruh besar terhadap tingkat penjualan sparepart motor jualan Anda.

Semakin strategis tempat usaha Anda, tentu peluang terjadinya penjualan akan semakin besar pula. Oleh karena itu, Anda harus mempertimbangkan sebijak mungkin sebelum menentukan tempat usaha tertentu.

Bila perlu, lakukan penelitian terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menyewa lokasi tertentu. Sebab percuma juga menyewa lokasi dengan harga murah jika penjualan sparepart Anda lesu. Sebaliknya, meskipun biaya sewa tempat jualan mahal,tetapi jika potensi penjualan tinggi, maka tentu akan sangat menguntungkan dan modal awal bisa kembali dalam waktu cepat.

Strategi Pemasaran

Setiap usaha membutuhkan promosi atau pemasaran. Jika pemasaran dilakukan semaksimal mungkin, tentu potensi penjualan yang bisa terjadi akan semakin besar pula. Itulah sebabnya mengapa biaya pemsaran sebuah usaha selalu besar, karena posisinya sangat penting dalam menentukan kesuksesan dan kelangsungan sebuah usaha dalam jangka panjang.

Saat memulai usaha sparepart motor, Anda tentu membutuhkan strategi pemsaran untuk meningkatkan konversi penjualan. Jika Anda memiliki keahlian dalam bidang strategi pemasaran, sebaiknya Anda melakukannya sendiri untuk menekan pengeluaran. Jika tidak mampu, terpaksa Anda mesti menyewa pihak lain yang berkompeten dalam masalah ini.

Menjalankan Usaha Sparepart Motor Tanpa Modal, Bisakah?

Bisakah menjalankan usaha sparepart motor tanpa modal? Pertanyaan ini belum terjawab di awal pembahasan. Sebab, perlu diketahui bahwa pada asalnya usaha ini membutuhkan modal awal yang lumayan besar.

Oleh karena itu, jika Anda serius ingin memulai usaha jualan sparepart motor, Anda mesti bersungguh-sungguh mempersiapkan modal tersebut. Anda bisa menabung sejak dini, atau menjual barang-barang Anda yang mungkin belum terlalu dibutuhkan. Toh nantinya Anda bisa membelinya kembali ketika usaha yang Anda jalankan sudah sukses.

Tapi bisakah memulai usaha sparepart motor tanpa modal? Jawabannya bisa. Dalam hal ini, Anda bisa menempuh beberapa solusi :

1. Bekerjasama dengan Orang Lain

Salah satu cara memulai usaha sparepart motor tanpa modal yang bisa Anda lakukan adalah bekerjasama dengan orang lain. Disebut tanpa modal karena Anda sendiri tidak perlu mengeluarkan modal awal untuk memulainya. Meskipun kenyataannya tetap membutuhkan modal, tetapi yang menyediakannya adalah rekan yang Anda ajak kerjasama.

Anda bisa mengajak kerabat, rekan kerja, atau teman untuk menjalankan usaha sparepart motor. Bentuknya, rekan yang Anda ajak kerjasama yang menyediakan modalnya, sedangkan Anda yang murni mengelolanya. Sistem pembagian keuntungan tentunya bagi hasil. Persentase bagi hasilnya sesuai kesepakatan.

2. Bekerjasama dengan Distributor Sparepart Motor

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menjalankan usaha sparepart motor tanpa modal adalah dengan mengajak kerjsama distributor sparepart motor. Anda hanya menyediakan tempat usaha, lalu pihak disitributor sparepart yang mendistibusikan sparepart yang akan dijual. Biasanya terjadi kesepakatan antara Anda dengan pihak distibutor sparepart terkait waktu pembayaran.

Distributor sparepart motor yang Anda ajak kerjasama terkadang menentukan waktu sebulan untuk melakukan pembayaran penuh, atau yang lainnya. Semuanya tentunya kembali kepada kesepakatan awal antara Anda dengan distributor.

Sekedar Saran : Pastikan Anda tidak memaksakan diri dalam membuat kesepakatan. Buatlah kesepakatan yang Anda yakini bisa memenuhinya.

3. Berjualan Sparepart Online

Seiring dengan meningkatnya minat belanja online, maka peluang usaha yang terbuka juga semakin banyak. Salah satunya adalah usaha sparepart motor tanpa modal. Dalam hal ini, Anda tidak membutuhkan moda sama sekali kecuali akses internet dan biaya pembuatan website.

Sebelum memulainya, Anda mesti mendatangi toko-toko yang berjualan sparepart terlebih dahulu. Anda bisa menyampaikan keinginan untuk turut mempromosikan sparepart motor jualannya. Setelah disepakati, Anda tinggal memotret satu persatu sparepart motor yang dijualnya.

Selanjutnya, Anda hanya pelru mempromosikan sparepart jualan tersebut ke social media yang Anda aktif di dalamnya. Anda juga bisa membuat website khusus untuk penjualan atau membuka lapak di marketplace yang sudah banyak bermunculan saat ini. Setiap kali terjadi pembelian, Anda hanya perlu mendatangi toko tersebut untuk mengambil sparepart yang dipesan pengorder dan mengirimkan kepadanya.

Untuk keuntungan, Anda bisa menjual dengan harga di atas harga jual yang ditawarkan oleh toko yang berjualan sparepart tersebut. Nah, selisih harga itulah yang menjadi keuntungan Anda. Jika Anda mampu melobi, Anda bisa meminta penurunan harga dari pihak pemilik toko sparepart motor. Dengan begitu, Anda bisa menjual sparepart tersebut seharga yang sama dengan toko tempat Anda menjalin kerjasama.

Demikianlah gambaran mengenai usaha sparepart motor tanpa modal. Meskipun hal tersebut bisa terwujud, Anda mesti bekerja lebih keras dibandingkan jika Anda berjualan sparepart dengan modal awal yang memadai.