Select Page

Salah satu layanan keuangan yang banyak diajukan adalah penjaman uang dengan jaminan sertifikat tanah. Jenis pinjaman ini menawarkan layanan yang lebih baik ketimbang jenis pinjaman lainnya.

Jumlah uang yang dapat dipinjamkanpun sangat bervariasi dari nominal kecil hingga nominal besar. Dengan adanya pinjaman uang dengan jaminan sertifikat tanah maka ini dapat menjadi alternatif bagi siapapun yang membutuhkan dana besar.

Pinjaman uang dengan sertifikat tanah biasanya tanpa anggunan. Selain itu bank lebih mudah untuk mencairkan dana. Inilah alasan mengapa pinjaman uang dengan sertifikat tanah adalah alternatif terbaik.

Meskipun dana yang didapatkan cukup besar dan prosesnya relatif lebih mudah namun terselip resiko yang cukup besar. Anda dapat kehilangan rumah jika gagal membayar tagihan.

source: rumah123.com

Berikut bank yang menerima jaminan sertifikat rumah:

1. Mandiri KPR Multiguna

source: twitter.com

Mandiri merupakan lembaga keunangan terbesar di Indonesia yang pastinya mempunyai program pinjaman dengan jaminan sertifikat tanah melalui Mandiri KPR Multiguna. Skema yang ditawarkan ada Multiguna Top Up dan Multiguna Take Over.

Tenor yang diberikan adalah 10 tahun. Sayarat yang dibutuhkan antaral ain sebagai berikut:

  1. Membayar biaya notaris.
  2. Membayar biaya pengikatan jaminan.
  3. Membayar biaya provinsi 1 persen.
  4. Membayar biaya administrasi sebesar 500.000 rupiah.
  5. Bunga sebesar 14,25 persen, kira-kira 1,2 persen dalam sebulan.

2. BNI Griya Multiguna

source: bnizona.com

BNI Griya Multiguna adalah produk kredit yang ditawarkan oleh BNI untuk nasabah yang ingin memperoleh pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah. Yang dapat mengajukan pinjaman adalah anda sendiri dan juga pasangan sejauh tak ada perjanjian pisah harata.

Produk BNI ini dapat diajukan mulai dari 50 juta hingga 2,5 miliar rupiah dengan tenor selama 1 hingga 10 tahun.

Berikut syarat yang harus dipenuhi:

  1. Batas besaran peminjaman sebesar 5 miliar.
  2. Tenor paling lama 25 tahun.
  3. Besar bunganya yaitu 6,75 persen atau kira-kira 0,56 persen setiap bulan.
  4. Biaya administrasi 500.000 rupiah.
  5. Biaya provisi 1 persen.

3. BCA KPR Refinancing

source: masmedia.xyz

Salah satu produk unggulan BCA adalah BCA KPR Refinancing yang memberikan kemudahan kepada nasabah memperoleh pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah. Layanann ini memungkinan anda untuk membayar segala macam tagihan belanja, liburan, sekolah, rumash sakit dan lain sebagainya..

Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumtif BCA Refinancing dapat digunakan untuk modal usaha yang membutuhkan modal besar.  Besaran ana yang dapat diperoleh mulai dari 250 juta sampai 10 miliar rupiah dengan tenor antara 1 hingga 20 tahun. BCA Refinancing sangat diminati masyarakat sebab produk ini sangat memudahkan. Jika anda tertarik anda tinggal mendaftar secara online melalui eform.klikbca.com.

Syarat BCA Refinancing antaralain:

  1. Besar pinjaman yang dapat diajukan adalah 10 miliar rupiah.
  2. Lama tenornya maksimal 20 tahun.
  3. Bunga pinjaman sebesar 11,5 persen per tahun.
  4. Membayar biaya administrasi.
  5. Membayar biaya provisi.
  6. Membayar biaya notaris.
  7. Membayar biaya asuransi jiwa.
  8. dan Membaar biaya appraisal.

4. BTN Kredit Anggunan Rumah

source: btn.co.id

BTN telah dikenal unggul dalam produk kredit pemilikan rumah (KPR) selain itu salah satu produk BTN adalah pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah. Bunga yang ditawarkan cukup kompetitif menjadikan BTN Kredit Anggunan Rumah menjadi pilihan terbaik anda.

Tenor yang diberikan oleh BTNN Kredit Anggunan Rumah sampai 10 tahun. Nantinya Kredit Anggunan rumah tersebut dapat digunakan untuk segala kebutuhan konsumtif. Meskipun namanya Kredit Aggunan Rumah, namun bisa juga digunakan untuk menggadaikan sertifikat ruko dan apartemen.

5. MNC Bank Jaminan Sertifikat Rumah

source: linkedin.com

MNC meluncurkan produknya yang bernama Kredit Multiguna (KMG) yaitu pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah. Keunggulan MNC KMG adalah sangat fleksibel untuk dipakai memenuhi segala macam baik produktif maupun kebutuhan konsumtif. Lama tenor yang diberikan hingga 10 tahun. Proses pengajuannya relatif lebih mudah.

6. KPR Griya Monas Bank DKI Refinancing

source: rumah123.com

Bank DKI adalah bank daerah yang hanya berada di wilayah DKI. Bank DkI menawarkan produk yang bernama KPR Griya Monas dimana nasabah dapat meminjam dengan jaminan sertifikat rumah.

Siapapun dapat mengajukan pinjaman ini asalakan memenuhi syarat berikut:

  1. Usia 21 keatas.
  2. Membayar biaya provisi.
  3. Membayar biaaya administrasi.
  4. Membayar biaya appraisal.
  5. Membayar biaya notaris.
  6. Dan lain sebagainya.

7. Kupedes BRI Jaminan Sertifikat

source: momaju.id

Bagi BRI, produk BRI Jaminan Sertifikat adalah produk andalannya sebab ini adalah jenis produk yang cukup diminati masyarakat. BRI Jaminan Sertifikat dapat menjadi alternatif bagi anda apabila KUR anda tidak diterima oleh pihak bank.

Untuk proses pengajuannya cukup simpel, yang anda harus siapkan adalah KTP dan dokupen legalitas usaha. Untuk usahanya sendiri setidaknya sudah berjalan setidaknya 1 tahun. Bunga yang dibebankan cukup ringan serta tenornya cukup panjang.

Tips Pinjam Uang dengan Jaminan Sertifikat Rumah

1. Lokasi Rumah Strategis

Pihak bank akan melakukan penilaian sebelum meng-approve. Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam penilaian kelayakan. Rumah yang terletak di tempat yang strategis akan jauh lebih mudah diterima dan dinilai layak ketimbang rumah yanng berada di daerah rawan banjir atau di gang sempit.

Jadi apabila anda memiliki beberapa rumah maka sebaiknya sertifikat rumah yang lokasinya strategis yang sebaiknya anda jadikan jaminan. Jangan sampai segala usaha anda gagal hanya karena lokasi yang kurang strategis.

2. Penuhi Semua Syarat yang Diminta

Bank memberikan sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Syarat tersebut harus anda cermati dengan teliti dan harus dipenuhi. Semakin lengkap data yang anda berikan maka akan semakin mudah prosesnya dilakukan. Pada akhirnya jauh lebih cepat dan mudah pula proses menjaminkan sertifikat rumah.

3. Ajukan Pinjaman Sesuai dengan Kebutuhan

Seringkali seseorang tergoda untuk meminjam dana dengan batas maksimal yang dapat dipinjam, padahal sebaiknya peminjaman dilakukan sesuai dengan kebutuhan saja. Menjamin rumah bukan hal sepele dan nilai rumah akan terus meningkat seiring dengan waktu. Ingatlah bahwa semakin besar dana yang anda dapatkan maka semakin besar kewajiban untuk melunasinya dan semakin besar bunga yang dibebankan.

4. Lunasi Angsuran

Kewajiban peminjam adalah melakukan pembayaran dengan disiplin. Berkomitmenlah untuk melunasi seluruh dana yang anda pinjam agar nantinya rumah anda tidak disita oleh bank. Saat melakukan peminjaman, anda tak hanya melunasi angsuran saja melainkan pula melunasi biaya bunga, biaya layanan, biaya appraisal, dan lain sebagainya.

5. Pilih Lembaga yang Aman dan Terpercaya

Barangkali anda tak memilih rekomendasi lembaga yang telah disebutkan diatas, itu tak masalah sebab banyak sekali lembaga diluar sana yang menawarkan layanan yang sama. Namun hal yang perlu diperhatikan adalah lembaga tersebut telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dapat dipertanggungjawabkan.

Jangan mudah tergitur dengan segala macam tawaran yang cukup menggirukan sebab dikhawatirkan terdapat biaya yang menjebak atau legalitas lembaganya perlu dipertanyakan.

Penutup

Pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah adalah alternatif yang dapat anda pilih saat membutuhkan dana yang besar baik untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif. Terdapat sangat beragam lembaga yang menawarkan beragam produk pinjaman sertifikat rumah.