Select Page

Akulaku adalah aplikasi yang memberikan kemudahan bagi penggunanya sebab dengan layanan finansial yang disediakannya membuat kita mampu membeli barang sebelum gaji kita turun.

Sebagai peminjam kita wajib membayar tagihan sebelum jatuh tempo. Akulaku sendiri biasanya melakukan verifikasi data untuk memastikan peminjam mampu membayar tagihannya.

Namun seringkali rencana tak sesuai dengan harapan yang membuat kita tak mampu membayar tagihan ketika jatuh tempo. Jika saat ini anda sudah jatuh tempo atau akan jatuh tempo maka dalam artikel ini akan diuraikan apa saja yang akan terjadi jika tidak membayar tagihan Akulaku. Berikut ulasannya:

1. Didatangi oleh Debt Collector Akulaku

Hal yang paling ditakuti saat meminjam secara online adalah didatangi oleh debt collector dan ini juga yang akan terjadi dengan pengguna Akulaku yang telat membayar tagihan.

Menurut salah satu pengguna Akulaku, debt collector akan datang ke rumah apabila telat bayar terjadi lebih dari 6 bulan lamanya. Namun sebelum mendatangi rumah peminjam, debt collector terlebih dahulu akan melakukan penagihan melalui sambungan telepon.

Debt collector akan bernegosiasi dan meminta angsuran tagihan sesuai dengan kemampuan nasabah. Jika dirasa cukup kesulitan membayar maka debt colector akan meminta penghapusan bunga kepada pihak Akulaku agar peminjam membayar uang pokok saja.

2. Mendapatkan Surat dari Akulaku

Jika tagihan telah jatuh tempo selama 14 hari maka akan datang surat dari Akulaku yang berisi penagihan. Pihak Akulaku meminta agar peminjam segera melunasi tagihan dan bunganya. Alamat pengiriman surat yang digunakan adalah alamat yang terdaftar di aplikasi.

3. Penagih Akulaku Akan Meneror

Hal yang paling tidak mengenakan adalah mendapatkan telfon yang berisi teror dari penagih Akulaku. Tidak ada jam-jam tertentu dalam melakukan penelfonan dan penelfon akan menggunakan makian, tekanan, teror, kata kotor, dan kasar untuk menagih.

Tekanan serta ancaman seperti itu dimaksudkan agar peminjam menjadi takut sehingga langsung membayar. Penagih sendiri mendapatkan upah dari peminjam yang ditagih, artinya ia tak mendapatkan upah jika tak berhasil menagih.

Ini tindakan yang tak dibenarkan, maka jika anda mendapati penagihan dilakukan dengan nada ancaman, teror, kata-kata kotor dan kasar anda dapat merekam pembicaraan di telfon lalu laporkan ke OJK.

4. Kredibilitas Kredit Akan Turun

Semua aplikasi pinjaman resmi di Indonesia telah bergabung dalam asosiasi fintech dan terhubung secara langsung dengan SLIK. SLIK akronim dari Sistem Layanan Informasi Keuangan. Jadi, apabila anda gagal bayar saat jatuh tempo maka sistem di SLIK akan memberikan kredit skor yang rendah kepada anda sehingga akibatnya anda akan kesulitan untuk mengajukan kreit di seluruh layanan keuangan di Indonesia sebab sistem ini berisi histori data debitur.

Jika baru telat bayar beberapa hari maka tak akan memengaruhi SLIK. SLIK akan berpengaruh apabila tagihan tidak dibayar selama berbulan-bulan.

5. Tak Dapat Mengajukan KTA Kilat

KTA Kilt sangat bisa diandalkan ketika membutuhkan dana mendesak. Namun apabila anda telat bayar maka Akulaku akan membekukan fitur KTA Kilat sehingga anda tak dapat menggunakannya walaupun anda hanya telat sehari saja.

Beberapa pengguna melaporkan mereka tak bisa menggunakan KTA Kilat lagi sejak telat bayar dan sebagian pengguna lainnya melaporkan tetap bisa menggunakan KTA Kilat setelah sekian lama fitur KTA Kilat dibekukan.

Jika fitur KTA kilat anda dibekukan karena pernah telat bayar, maka hubungi pihak Akulaku untuk dibukakan fitur KTA Kilat.

5. Limit Kredit Akulaku Akan Hilang

Semakin lama seseorang menggunakan Akulaku maka akan semakin besar limit kredit yang diperoleh. Namun apabila telat bayar, maka limit kredit akan hilang sehingga tak limit kredit menjadi rendah atau bahkan menjadi hilang total.

Cara memulihkannya adalah sering-seringlah menggunakan Akulaku. Namun perlu waktu lama untuk dapat memperoleh limit kredit seperti sedia kala.

6. Mendapatkan Denda dari Akulaku

Hampir semua layanan pinjaman memberikan denda keterlambatan. Ini adalah resiko yang harus diterma peminjam. Hal ini dimaksudkan agar pelunasan pinjaman segera dituntaskan sebelum jatuh tempo.

Akulaku membebankan tagihan denda berdasarkan waktu keterlambatan. Artinya semakin lama tagihan dibayar maka semakin besar tagihan akan didapatkan. Setiap jenis pinjaman mempunyai denda yang berbeda. Misalnya untuk cicilan HP denda yang dibayarkan adalah sebesar 2% pada hari ketujuh. Denda akan berlipat pada minggu kedua pada hari ke 14. Dalam 1 bulan denda telah mencapai 10% dengan penambahan denda sebesar 2% per minggu.

7. Berurusan Dengan Hukum

Apabila seseorang meminjam dalam jumlah yang sangat besar namunn tak mampu membayar tagihan maka peminjam dapat ditarik ke jalur hukum. Apabila telah masuk ke jalur hukum maka masalah akan menjadi sangat sulit. Kasus seperti ini memang jarang terjadi namun hal tersebut masih mungkin terjadi.

Meskipun demikian, pidana tak dapat diberlakukan untuk orang yang tak mampu membayar hutang. Ini berdasarkan UU HAM Pasal 19:

“Tidak seorangpun atas putusan pengadilan boleh dipidana penjara atau kurungan berdasarkan atas alasan ketidakmampuan untuk memenuhi suatu kewajiban dalam perjanjian utang piutang.”

Bisakah Kabur dari Akulaku?

Saat tagihan menumpuk dan waktu sudah jatuh tempo maka pasti muncul pikiran untuk kabur melarikan diri agar tak perlu membayar tagihan yang dibebankan. Apkah itu bisa dilakukan?

Kenyataannya tak semudah itu sebab saat mendaftarkan diri ke aplikasi Akulaku maka data anda akan direkam yang meliputi nomor kontak, alamat, kontak darurat, KTP, dan lain sebagainya. Data ini digunakan untuk melacak lokasi anda sehingga sulit untuk kabur.

Daripada berpikir untuk kabur dari tanggung jawab membayar tagihan, anda dapat mencari alternatif lain untuk membayar tagihan.

Menurut aturan OJK apabila seseorang telah melewati 90 hari maka penagihan harus dihentikan dan dana yang sudah disalurkan dianggap hangus. Kenyataannya aturan ini tidak diindahkan, penagihan akan terus berjalan mesiki telah melewati jatuh tempo lebih dari 90 hari.

Tips Jika Tidak Bisa Membayar Tagihan

Apabila anda tak mampu membayar tagihan, angkat setiap telfon yang masuk lalu jelaskan keadaan anda. Jika anda membuat janji bayar, segera penuhi karena akan membuat tenang pihak penagih.

Mintalah pengurangan jumlah bunga dan denda yang dibebankan. Minta restrukturisasi pinjaman yang mengurangi nomial pembayaran atau memundudrkan masa pembayaran.

Hal yang sangat penting adalah mengatur kembali pengeluaran anda. Jangan sampai pengeluaran anda keluar di pos-pos yang kurang urgen. Pengeluaran terpenting saat menghadapi tagihan adalah membayar tagihan. Buatlah perencanaan keuangan untuk memastikan setiap dana yang anda keluarkan tepat.

Penutup

Melakukan peminjaman di Akulaku sangatlah menyenangkan sekali sebab hanya dengan klik layar ponsel anda sudah mendapatkan dana segar masuk langsung ke rekening anda. Namun ingat dengan konsekuensi yang bisa didapatkan mulai dari skor kredit yang rendah, diteror oleh penagih, sampai diseret di jalur hukum.