Cara Setor Tunai di ATM Mandiri, Minimal dan Maksimalnya

Gambar 1 - Penyetoran hanya dapat dilakukan melalui mesin ATM Setoran Tunai

Hemat waktu! Kini Anda bisa menabung dengan cara setor tunai di ATM mandiri. Tak perlu antri, tinggal bawa uang dan kartu debit.

PT Bank Mandiri Indonesia, Tbk. merupakan salah satu BUMN yang terus berinovasi. Karena inovasinya ini, perkembangan mandiri juga makin terlihat. Kini ia berdiri sebagai salah satu bank yang maju di Indonesia. Bersama dengan BCA dan BRI.

Namanya kian populer dan menjadi pilihan sebagian besar masyarakat untuk menyimpan atau meminjam uang. Contohnya adalah membuka tabungan, deposito, mengajukan KPR, kartu kredit, dan pinjaman lainnya.

Nah, apabila Anda sudah menjadi nasabah bank mandiri. Kali ini kami akan memberikan tutorial menyetor uang secara tunai lewat mesin ATM. Selamat menyimak sampai akhir.

Penyetoran hanya dapat dilakukan melalui mesin ATM Setoran Tunai

Sebelum membahas cara setor tunai di ATM mandiri, perlu diketahui bahwa mesin ATM yang dapat digunakan untuk menyetor uang hanya mesin-mesin khusus setoran tunai.

Penyetoran hanya dapat dilakukan melalui mesin ATM Setoran Tunai

Jumlah mesin ini tidak sebanyak mesin ATM biasa yang cukup menjamur. ATM setor tunai mandiri terdekat biasanya ada di area perkotaan. Umumnya berada di kantor cabang yang dijaga oleh satpam atau di pusat perbelanjaan.

Jadi, apabila Anda tinggal di area kecamatan, mesin anjungan tunai mandirinya umumnya masih sebatas yang biasa. Sehingga hanya dapat dipakai untuk tarik tunai saja.

Untuk saat ini, kondisinya memang demikian. Tapi ke depan, diharapkan gerai penyetoran tunai bisa ditambahkan sehingga dapat menjangkau lebih banyak daerah, termasuk di tingkat kecamatan.

Syarat uang yang dapat disetorkan

Menabung lewat mesin tak sebebas proses menabung lewat teller. Salah satu perbedaannya terletak pada kondisi uang, pecahan, dan jumlahnya.

Syarat uang yang dapat disetorkan

Kondisi

Untuk menabung lewat mesin, Anda harus memastikan bahwa kondisi lembaran uang yang disetorkan dalam kondisi baik. Tidak boleh terlipat, tidak boleh rusak / terpotong / robek, tak boleh terlalu kusut, basah, dan tidak boleh mengandung karet, staples, atau logam lainnya.

Sebaliknya, pastikan bahwa kondisinya kering, rapi, asli, dan yang terpenting bila ada yang terlipat harus segera dibenarkan.

Mesin ini biasanya jauh lebih teliti dalam mengenali kondisi uang dan mengecek keaslian uang tersebut. Jadi, Anda juga harus mengeceknya dengan teliti juga.

Pecahan uangnya

Lembaran uangnya juga ditentukan. Umumnya hanya bisa menerima uang pecahan Rp 50.000,- dan Rp 100.000,- saja.

Oleh karena itu, apabila Anda berniat menyetorkan simpanan dari celengan 20 ribuan atau 10 ribuan, baiknya langsung ditukar dulu ke SPBU atau tetangga yang punya usaha. Baru kemudian Anda dapat berangkat ke mesin ATM setor tunai.

Jumlah lembaran

Pada mesin, diberlakukan jumlah maksimal dan minimal yang dapat disetorkan.

Maksimal setor tunai mandiri

Lembaran maksimal yang dapat dimasukkan ke dalam mesin dalam sekali penyetoran adalah 50 lembar. Ini isinya bisa kombinasi 100 ribuan dengan 50 ribuan, 50 ribuan saja, atau 100 ribuan saja.

Kalau pecahannya 100 ribuan, uang yang dapat dimasukkan dalam sekali transaksi adalah Rp 5.000.000,-. Apabila pecahannya 50 ribuan, uang yang dapat dimasukkan dalam sekali transaksi adalah Rp 2.500.000,-. Apabila lembarannya kombinasi, maka tinggal dihitung saja jumlah kombinasinya.

Untuk itu, jika Anda ingin mentransfer uang 10 juta misalnya, Anda tidak bisa melakukannya dalam sekali setor. Harus diulang beberapa kali.

Setor tunai mandiri minimal berapa

Untuk minimal lembarnya adalah 1 lembar dengan pecahan uang yang sama, yakni 50 ribuan atau 100 ribuan.

Limit penyetoran tunai menurut kartu debitnya

Terdapat ketentuan limit penyetoran tunai melalui ATM yang digolongkan berdasarkan kartu debit mandiri Anda. Berikut ini ketentuannya:

  1. Untuk kartu silver maksimalnya adalah Rp 15.000.000,- per hari.
  2. Debit gold bisa setor maksimal Rp 30.000.000,- per hari.
  3. Kartu debit platinum dapat menyetorkan uang maksimal Rp 50.000.000,- per hari.
  4. Nasabah prioritas yang memakai kartu prioritas dapat menabung lewat mesin dengan jumlah maksimal Rp 100.000.000,- per hari.

Silakan cek kartu Anda dulu sebelum berangkat ke gerai ATM setor tunai mandiri terdekat.

Keuntungan setor tunai di ATM mandiri

Ada beberapa keuntungan yang akan diperoleh apabila Anda menyetor uang secara tunai via ATM, di antaranya adalah:

Fleksibilitas

Anda dapat menabung sewaktu-waktu tanpa terikat jam buka tutup kantor cabang. Selain itu, waktu yang diperlukan untuk menyetor uang juga tak terlalu banyak karena tak perlu antre.

Dapat melakukan transaksi lain

ATM setor tarik tunai tidak hanya dapat dipakai untuk menyetor uang. Anda juga dapat memakainya untuk:

  1. Tarik tunai.
  2. Cek saldo.
  3. Transfer uang ke rekening bank mandiri.
  4. Transfer dana ke rekening bank lainnya.
  5. Melakukan pembayaran atau pembelian.

Dengan transaksi-transaksi di atas, tentu nasabah akan dimudahkan saat menggunakan mesin ini.

Gratis dan online

Terakhir, keuntungan yang dapat dirasakan oleh nasabah adalah penyetoran dana melalui mesin ini tidak dikenakan biaya alias gratis.

Uang yang masuk ke dalam mesin juga akan langsung dihitung secara real time. Artinya, bisa langsung dicek di buku tabungan bahwa saldonya bertambah.

Atau jika Anda sudah melakukan cara daftar SMS banking mandiri, biasanya akan ada notifikasi apabila jumlah setoran Anda di atas Rp 500.000,-.

Cara setor tunai di ATM mandiri

Cara setor tunai di ATM mandiri

Berikut ini panduan menyetor dana melalui mesin ATM setor tarik tunai mandiri:

  1. Datang ke gerai ATM setor tarik.
  2. Masukkan kartu debit ke dalam mesin dengan posisi benar.
  3. Pilihlah bahasa Indonesia agar lebih mudah.
  4. Input PIN ATM.
  5. Pilih menu Setoran Tunai.
  6. Masukkan uang yang sudah dirapikan dan memenuhi syarat saat mesin shutter tempat uang terbuka. Sekali lagi, pastikan kondisinya rapi dan sesuai dengan persyaratannya.
  7. Mesin akan menghitung, jadi tunggu sebentar sampai ada perintah yang keluar pada layar mesin.
  8. Apabila ada lembaran uang yang tertolak dan keluar dari mesin, maka segeralah ambil. Uang yang tertolak ini umumnya disebabkan oleh lusuh, palsu, dan tidak dapat dikenali oleh mesin.
  9. Jika sudah, layar akan menampilkan konfirmasi dan verifikasi jumlah uang yang disetorkan. Pastikan bahwa jumlahnya sesuai. Umumnya pada layar akan tertera informasinya secara detail, berikut pecahan dan jumlahnya.
  10. Jika sudah sesuai dan setuju, maka klik Setor.
  11. Silakan tunggu sebentar sampai prosesnya selesai dan mesin mengeluarkan struk sebagai bukti penyetoran.
  12. Namun, apabila Anda berubah pikiran dan ingin membatalkan transaksi. Klik Batal. Uang dan kartu ATM akan langsung dapat diambil.

Setelah melakukan penyetoran tunai lewat mesin, pastikan menunggu sampai kartu debit dikeluarkan dari mesin dan simpan kembali ke tempat yang aman.

Sebagai catatan tambahan, jika Anda menyetorkan uang dalam jumlah banyak sebaiknya kelompokkan berdasarkan pecahannya. Jadi perhitungannya juga jauh lebih mudah.

Cara cek mutasi rekening lewat mutaeasy

Setelah menyetorkan uang, Anda bisa langsung cek saldo untuk memastikan uangnya sudah masuk lewat mesin ATM yang sama.

Akan tetapi, bila mau mengecek mutasi rekening agar tahu debit kredit di hari itu, silakan kunjungi mutaeasy.com.

Di sini, transaksi dan riwayat rekening Anda terekam dengan jelas. Anda tak hanya bisa mengecek apakah penyetoran uang sudah tercatat atau belum, tetapi juga dapat mengecek histori transaksi debit dan kredit sebelum dan sesudahnya.

Dari sini, Anda bisa tahu ada transfer dari siapa, penarikan dari mana, atau transfer ke mana. Lengkap, detail, dan menyeluruh.

Demikian informasi cara setor tunai di ATM mandiri. Selamat mencobanya dan nikmati layanan mandiri yang memudahkan para nasabah. Apabila ada masalah dengan transaksinya, langsung hubungi mandiri call di nomor 14000.

One Reply on “Cara Setor Tunai di ATM Mandiri, Minimal dan Maksimalnya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *