Select Page

Ketahui cara jualan online yang benar sehingga bisa membidik pasar secara tepat sasaran dan menghasilkan banyak uang. Simak tipsnya di sini!

Sebagaimana diketahui, berbisnis online memiliki sejumlah kelebihan dibanding cara konvensional. Bisnis ini memungkinkan Anda untuk membuka usaha tanpa modal besar, menjangkau pasar yang lebih luas, dan menciptakan lapangan pekerjaan buat orang lain.

Meski terdengar lebih mudah dijalankan, bisnis ini harus dilakoni dengan serius menggunakan strategi yang tepat. Bila salah strategi, tak menutup kemungkinan bisnisnya akan sepi dan tidak ada yang beli. Alhasil, jualan tidak laku dan berpotensi gulung tikar.

Untuk itu, kami akan memberikan beberapa langkah buat Anda yang baru mau memulai bisnis secara online. Selamat menyimak.

Begini cara jualan online bagi pemula yang anti gagal!

Begini cara jualan online bagi pemula yang anti gagal

Berikut ini adalah beberapa langkah mudah yang perlu dilakukan step by step bila ingin berhasil berbisnis online:

1. Menentukan produk yang mau dijual

Hal pertama yang perlu disiapkan adalah produknya. Pastikan Anda sudah tahu produk apa yang mau dijual dengan tepat. Untuk membantu menemukan produk yang tepat, silakan coba cari ide bisnis online yang menguntungkan.

Menentukan produk yang mau dijual

Jika sudah ketemu, silakan tentukan mau buat sendiri produknya atau ambil dari orang lain. Jika Anda memilih untuk membuatnya sendiri, pastikan untuk menghitung dengan cermat bahan baku dan biaya produksinya. Kemudian hitunglah keuntungannya dengan baik saat menentukan harga produknya.

Sebaliknya, jika memilih mengambil barang dari orang lain, maka carilah supplier yang tepat. Supplier yang tepat harus memiliki produk yang berkualitas, komunikasinya bagus dan lancar, pelayanannya keren, dan yang pasti bisa dipercaya.

Dengan memilih supplier yang tepat, Anda bisa mengontrol kebutuhan stok dengan lebih cermat. Pasalnya, stok barang merupakan bagian yang sangat penting saat Anda berjualan.

Sebagai gambaran lain, ketika memilih produk Anda juga harus mempertimbangkan kategori produknya. Apakah produk musiman, sedang tren, kebutuhan sehari-hari, dan penunjang hobi.

2. Membidik pasar dengan tepat dan caranya

Setelah produknya sudah ditentukan, langkah selanjutnya adalah membidik pasar dengan tepat. Ini berkenaan langsung dengan target market atau siapa yang akan menjadi konsumen Anda nanti. Jadi, sangat penting untuk dipertimbangkan dan diperhitungkan.

Secara umum, berjualan online memang membuka peluang pangsa pasar yang luas. Meski begitu, menentukan target tetaplah penting agar jualannya lebih terarah. Terlebih lagi dengan bidikan target pasar yang pas, akan lebih mudah buat pebisnis untuk menentukan metode promo dan membuat konten promosi yang pas.

Sebagai contoh, untuk produk mainan anak. Anda tidak bisa langsung membidik anak-anak sebagai konsumen. Sebaliknya, yang dibidik adalah orang tua yang mempunyai anak atau kakek-nenek yang ingin membelikan mainan untuk cucu mereka.

3. Buat lapak di marketplace

Silakan buat akun dan membuka toko di marketplace. Anda bisa mulai dari marketplace yang paling ramai di Indonesia atau jumlah penggunanya banyak. Misalnya Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan yang lainnya.

Foto produk dengan kualitas gambar yang baik kemudian upload dan berikan deskripsi secara lengkap agar calon pembeli merasa lebih aman mau berbelanja di toko Anda.

Untuk mempermudah proses penjualan di e-commerce semacam ini, Anda harus mengunduh aplikasi marketplace-nya. Maka dari itu, akan lebih baik jika HP yang digunakan untuk berjualan memiliki spesifikasi yang mencukupi untuk hal tersebut.

4. Buat website atau toko online pribadi

Bila lapak di e-commerce sudah siap, kini saatnya Anda membuat website atau toko online pribadi. Tujuan pembuatan situs ini selain untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, juga untuk menambah nilai kredibilitas usaha.

Toko online pribadi juga akan memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk menemukan toko pribadi Anda secara daring. Jadi, mereka yang belum terbiasa berbelanja melalui marketplace akan tetap bisa membeli barang melalui website ini.

Apabila Anda tidak bisa membuat website sendiri, maka serahkanlah langsung kepada penyedia jasa web developer.

Bila sudah jadi, Anda tidak bisa membiarkan situs tersebut begitu saja. Pasalnya, sama dengan berjualan secara offline, berjualan daring juga ada persaingannya. Agar situs tersebut bisa muncul di halaman pencarian, Anda harus mengoptimasinya dengan SEO. Jasa SEO dan penulis artikel jelas dibutuhkan di sini.

Setelah situsnya bertrafik dan pengunjungnya banyak, toko online atau brand yang Anda buat pun akan makin dikenal oleh para calon pembeli.

5. Manfaatkan sosial media untuk pemasaran

Setelah lapak dan website jadi serta produknya siap, jangan berhenti untuk terus melakukan promosi. Promosi awal yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan sosial media. Bahkan, Anda pun dapat memanfaatkan sosial media tersebut untuk berjualan.

Salah satu contoh media sosial yang sering digunakan untuk jual beli semacam ini adalah IG dan FB. Kalau di IG, Anda bisa membuat akun khusus buat berjualan. Gunakan tagar-tagar tertentu agar jangkauan postingan lebih luas dan dapat dicari dengan mudah oleh pengguna IG lainnya.

Sedangkan untuk FB, Anda bisa memanfaatkan akun jualan, membuat fanpage, bergabung dengan grup daerah, bergabung dengan grup jualan, dan yang lainnya.

Gunakan kata-kata untuk jualan online yang baik setiap kali menulis status FB atau caption foto di IG agar dapat menarik banyak calon pelanggan.

6. Perluas jaringan dengan mencari relasi di bidang yang sama

Tips jualan online berikutnya adalah memperluas jaringan. Silakan bergabung dengan komunitas-komunitas pebisnis online atau orang-orang yang berada di bidang yang sama.

Perluas jaringan dengan mencari relasi di bidang yang sama

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkaya pengetahuan dan informasi di bidang yang sedang Anda geluti. Ketika ada masalah dalam bisnis, Anda juga bisa berkonsultasi dan bertukar pikiran dalam komunitas tersebut.

Bagaimanapun, sebagai pemula Anda membutuhkan mentor yang tepat. Yakni mereka yang sudah senior dan berpengalaman di bidang tersebut. Pilihlah relasi yang open minded sehingga tidak segan untuk membagi pengalaman dan menjadi mentor.

7. Berikan nilai tambah pada produk Anda

Dalam dunia bisnis selalu ada persaingan. Agar bisa memenangkan persaingan, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan nilai tambahan pada produk yang sedang dijual.

Sebagai contoh, saat pesaing Anda berjualan rok tutu dengan warna biru, kuning, dan hijau. Anda bisa menyediakan rok tutu dengan warna yang lebih lengkap sehingga bisa menyaring pelanggan yang membutuhkannya.

Apabila pesaing hanya berjualan rok tutu dengan modal biasa, Anda bisa menambahkan pita agar roknya terlihat lebih manis.

Intinya, kenali apa saja yang belum disediakan oleh pesaing dan lengkapi kekurangan tersebut pada produk Anda.

8. Kenali aplikasi jualan online

Untuk membuat bisnis bertahan lama, seorang pengusaha harus mengatur keuangan dengan baik. Nah, untuk mengatur keuangan semacam ini dibutuhkan aplikasi jualan online. Contohnya adalah buku kas atau aplikasi serupa.

Dengan aplikasi ini, Anda dapat mengontrol stok barang, pemasukan, pengeluaran, dan detail-detail lainnya dengan mudah. Pasalnya, semua transaksi akan langsung tercatat secara digital dan bisa digunakan sebagai bahan untuk evaluasi bisnis dengan lebih mudah.

Terakhir, untuk memastikan bahwa cara jualan online di atas berhasil, Anda harus menjalankannya dengan serius dan kontinu. Selain itu, teruslah imbangi ikhtiar dengan doa.

Sumber:

Fiverr.com. https://www.fiverr.com/resources/guides/business/start-online-business-and-work-from-home